google03bf5a43c0f15dbe.html Ajining Diri Dumunung Ing Lathi, Ajining Rogo Dumunung Ing Busono

Kamis, 18 April 2013

Tips Membasmi Virus yang Ada di Komputer

Mungkin bagi sebagian orang yang tidak terlalu melek internet tidak mengerti jika suatu saat data-data atau komputer mereka sedang dihinggapi oleh virus. Kadang virus datang tanpa pemberitahuan lebih dahulu dan menyerang sistem anda secara perlahan-lahan atau bisa dibilang tanpa jejak yang tahu-tahu membuat komputer anda tidak berfungsi dengan normal.

Musuh utama bagi data-data pada perangkat elektronik kita adalah virus. Jenis apapun itu sudah pasti yang namanya virus harus benar-benar dihancurkan sampai ke akar-akarnya. Saat ini orang-orang semakin pintar dan virus-virus yang beredar semakin bermacam-macam efeknya pada komputer kita.
Ada yang membuat data-datanya hilang sedikit demi sedikit bahkan ada yang membuat komputer kita mati total. Namun jangan khawatir karena semakin banyak pula ilmuan-ilmuan pintar yang dengan sigap mengetahui cara untuk membasmi virus-virus nakal tersebut.

Oleh karena itu anda diharapkan mengetahui beberapa tips membasmi virus yang ada di komputer. Mengetahui dan mempelajari sendiri cara-cara di bawah ini karena siapapun bisa melakukannya. Caranya mudah, anda bahkan bisa membasmi virus tersebut sendiri tanpa harus membawanya ke tukang servis.
Langkah pertama dari tips membasmi virus yang ada di komputer adalah kita harus rajin-rajin mem-back up dokumen entah itu data-data penting ataupun foto kenangan dengan kerabat anda. Back up data adalah hal dasar yang ada baiknya dilakukan oleh para pengguna komputer demi terjaganya file-file anda. Hal ini sangat mudah dilakukan hanya dengan menyimpannya ke drive eksternal. Jika terkena virus, cepat-cepatlah memindai drive tersebut dan isinya setelah melakukan pembersihan virus. Jangan sampai virus datang-datang lagi kepada data-data anda.
Kedua, cobalah untuk menggunakan virus scanner atau alat penghapusan virus yang reputasinya sudah cukup bagus. Disarankan untuk menggunakan salah satu dari Malwarebytes, SuperAntySpyware, atau PC Tools. Ketiganya cukup disarankan oleh PC Magazine dan CNET. Setelah mengunduh dan menginstal, terima semua pengaturan yang disarankan oleh virus scanner tersebut, lalu biarkan ia melakukan pekerjaannya.

Walaupun memakan waktu yang cukup lama dan ada kemungkinan terhapusnya file yang terinveksi, namun cara yang satu ini cukup ampuh dalam tips membasmi virus yang ada di komputer anda.
Jangan lupa untuk tambah kemanan komputer anda dengan menginstal antivirus yang terpercaya sehingga dengan komputer anda akan senantiasa melakukan pemindaian secara otomatis. Setelah itu jangan lupa juga untuk mengupdate dengan versi paling baru agar virus-virus terbaru sudah terdaftar dalam antivirus anda sehingga semakin kecil kemungkinan anda untuk terserang virus. Pesan yang terakhir, jangan lupa juga memindai hard drive yang masuk dalam komputer anda sebelum membuka file di dalamnya karena tidak semua file itu aman.

Kamis, 24 Januari 2013

Manfaat System Restore

Berbeda dengan back up system restore hanya mempengaruhi sistem komputer anda saja, selebihnya tidak. System restore sangat dapat menjadi jalan alternatif ketika sistem pada komputer Anda bermasalah. 

system-restore-1

System Restore bukan fitur baru dalam Windows XP. Bukan juga fitur yang sangat lama. System Restore sudah mulai diperkenalkan sejak Windows Me diluncurkan. System Restore memungkinkan seorang administrator untuk mengmbalikan system pad kondisi sebelumnya tanpa kehilangan data personal. Tindakan ini biasanya dilakukan bila perubahan yang di berikan/terjadi pada sistem Anda membuat sistem menjadi tidak stabil atau tidak sebagaimana mestinya.

System Restore memperhatikan setiap perubahan yang terjadi sistem. Dan selalu memberikan tanda pada saat perubahan terjadi. Selain mencatat perubahan sistem, System Restore juga melakukan pencatatan sendiri yang dinamakan Restore Checkpoint.
Restore Checkpoint adalah titik diman pemeriksaan dilakukan oleh komputer Anda, atau juga dapat dikatakan titik waktu dimana komputer melakukan Capture terhadap system.

Anda juga dapat mengembalikan kondisi system pada kondisi-kondisi sebelumnya dimana komputer memiliki catatannya. Catatan dilakukan sampai tingkat ketelitian detik. Restore Checkpoint juga dapat Anda lakukan secara manual dengan dilengkapi keterangan tersendiri.

System Restore tidak hanya melakukan restorasi harddisk yang digunakan untuk operating sistem dja, melainkan semua partisi harddisk. Sebab biasa nya Anda menginstal sebuah program pada partisi yang berbeda dengan letak oprating sistem Anda.
Pembahasan selanjutnya mengenai System Restore hanya akan terbatas pada Windows XP saja.
Aktivasi System Restore


Bagaimana mengaktifkan system restore?
 
Sebenarnya secara standar, sytem restore akan aktif dengan otomatis, segera setelahWindowa berhasil diinstal. Aktifnya system restore membutuhkan minimal 200 MB pad setiap partisi. Jika ruang yang ada minimal ada tidak mencukupi maka secara otomatis *** system restore akan dinonaktifkan, sampai kapasitas ruang kembali mencukupi.

Bagaimana bila ingin mengkontrol (mengaktifkan atau mematikan) System Restore?

Proses kontrol ini dapat dilakukan secara manual, bila Anda inginkan. Caranya ikuti langkah berikut :
1)     Klik kanan pada My Computer, lalu pilih Propertis
2)     Pada jendela  Propertis, pilih halaman System Restore
3)     Pada halaman ini, Anda dapat mematikan semua Sytem Restore pada partisi dengan memberikan tanda centrang pad opsi Turn off system restore on all drives(dibagian paling atas). Atau secara manual mematikan

System restore satu persatu pad masing masing partisi. Caranya :
a)     Pilih partisi yang ada di kolom Available drives. Lalu tekan tombol setting di sebelah kanan
b)     Kemudian berikan tanda centrang pad opsi turn off System restore on this drive
c)      Sebagai catatan : pada partisi dimana Windows di instal hal ini dapat dilakukan. Satu-satunya cara mematikan partisi ini adalah dengan mengikut langkah ketiga dimana system restore pada semua partisi ikut dimatikan.


Dapatkah kapasitas system restore di kecilkan?
 
Dikecilkan tidak mungkin. Namun bisa diperbesar tergantung pada besar harddisk yang digunakan. Maksimal sampai 12% kapasitas harddisk. Jika catatan yang dimiliki oleh system restorre terus bertambah maka secara otomatis system restore akan menghapus catatan terlama, ketika ada catatan terbaru akan masuk.

Bila ingin mengatur ruang untuk system restore Anda dapat melakukannya pada System Restore Setting yang ada pada propertis My Computer (perhatikan pertanyaan kedua). Berikut langkah detailnya
1)     Pilih partisi (dalam kolom Available drives) yang akan Anda tentukan kapasitas system restore-nya
2)     kemudian tekan tombol setting. Setelah itu tentukn persentase kapasitas yang diinginkan.


Apakah kerja system restore dapat mempengaruhi kinerja sistem komputer itu sendiri?
 
Tidak. System restore tidak bekerja non-stop secara terus menerus ia hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk dapat melakukan pencatatan (system snapshot). Dan pencatatan ini juga dilakukan hanya pada saat komputer dalam keadaan menyala, namun tidak sedang digunakan.


Siapa saja yang dapat menggunakan system restore ?
 
Hanya user yang memiliki hak administrator saja yang dapat melakukan restorasi sistem. Juga untuk melakukan pengaturan sistem restore(pertanyaan kedua dan ketiga).
Meskipun demikian pencatatan restore point yang dilakukan secara otomatis oleh komputer akan tetap berjalan, dengan menggunakan hak login siapa saja.


Hanya sistem saja
apa saja yang direstorasi oleh system restore?
 
Yang di restorasi oleh system restore hanya file yang ada pad sistem saja. Selebihnya tidak. Berbeda dengan fitur back-up yang menyimpan data personal.
Meskipun demikian, bukan berati sistem anda kembali menjadi nol atau ter-reset. Misalnya saja password pada Windows yang tidak akan ikut terrestorasi. Begitu *** password yang ada pada cache memory internet explorer anda.

Namun, lain halnya dengan password yang ada pada program-program. Misalnya password untuk login ke Yahoo!. Umumnya Anda yang mengaktifkan fitur remember  user name and password atau automatically login, tidak akan dapat melihat password Anda masih tertulis disana, kolom password ini kosong.
Jangan panik. Karena password pada aplikasi semacam ini umumnya disimpan pada server luar komputer Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Cukup masukan login dan password yang sama, Anda pun dapat mengakses kembali ke Yahoo! Messenger Anda.


Apalagi yang direstorasi dan yang tidak direstorasi oleh sytem restore?
 
Berikut adalah data lain yang direstorasi oleh sytem restore :
1)     Perubahan yang ada dalam registry
2)     Profil local
3)     COM + DB
4)     WFP.dll cache
5)     WMI DB
6)     IIS Metabase
Dan berikut dalah data lain yang tidak direstorasi dengan system restore :
1)     Setting pada DRM
2)     Setting pada WPA
3)     Data pada folder redirect program.


Bagaimana dengan aplikasi?apakah system restore akan melakukan uninstal pada aplikasi tersebut?
 
Aplikasi yang sudah diinstal tidak di-uninstal oleh system restore. Apalagi jika aplikasi tersebut memangtidak dimonitor oleh system restore. Oleh sebab itu, ada baiknya bila Anda meng-uninstall terlebih dahulu aplikasi yang akan dihilangkna, kemudian lakukan system restore.
Pada aplikasi, system restore hanya akan menghilangkan perubahan-perubahan baik yang terjadi pada sistem karena aplikasi tersebut maupun pada registry. Serta menghapus semua file tambahan yang berkaitan dengan aplikasi tersebut.


Ingat bahwa system restore berbeda dengan back up
 
Untuk data personal baik yang tersimpan dalam My Document setiap profil atau data pada partisi terpisah, tidak akan mengalami perubahan apapun. Karena memang system restore tidak mengamati file-file seperti itu.(doc,JPEG, dan sebagainya)


Restore Point
Pada saat kapan saja restore point dilakukan?
 
Tidak ada waktu pasti kapan restore point dilakukan. Yang pasti pembuatan restore point yang dilakukan secara otomatis oleh komputer hanya dilakukan bila komputer idle. Dan untuk proses ini komputer akan selalu stand by. Sehingga kapan saja(setiap hari sekalipun)komputer idle, system restore baru membuat restore point.


Bagaimana membuat restore point?
 
Cara membuat restore point secara manual adalah sebagai berikut:
1)     Tekan menu start
2)     Pilih All Program, Accecoris, System Tools, System Restore.
3)     Setelah System restore Wizard terbuka berikan tanda pada create a restore point, tekan tombol next
4)     berikan nama pada restore point yang Anda buat, tekan Next
5)     tekan tombol create. Restore point yg Anda buat akan dicatat sbg restore point pd jam dan waktu 
         pembuatan dilakukan.

Bagaimana menghapus restore point?
 
Penghapusan restore point hanya dapat dilakukan sekaligus untuk  semua restore point kecuali restore point yang paling terakhir dilakukan. Kecuali Anda menonaktifkan system restore – penonaktifan akan membuat restore point hilang semua. Klik kanan partisi dimana restore point ingin dihapus, lalu pilih propertis. Kemuadian tekan tombol Disk Clean Up dan buka halaman More Option. Setelah itu pada bagian System Restore tekan tombol Clean Up.


Bagaimana menjalankan system restore ?
 
System restore dapat digunakan baik dalam modul normal atau safe mode. Untuk mengakses  system restore dari modul normal:
1)     Pilih menu Start, All Program, accessories, System Tools, System Restore.
2)     Setelah itu pada opsi dikanan atas pilih Restore My Computer to an earluer time. Tekan Next.
3)     Tentukan waktu dimana system ingin dikembalikan.
4)     Jika sudah yakin terus Next, sampai kemudian system restore akan berjalan.
5)     Setelah selesai menjalankan restorasi akan muncul layar memberikan laporan.
Untuk menjalankan system restore pada halaman safe mode, Anda dapat langsung menekan opsi tersebut pada saat akan masuk dalam safe mode. System Restore dalam safe mode sangat berguna bila ternyata kerusakan yang ada membuat Anda tidak dapat melakukan booting sebagaimana normalnya. Sehingga dapat kembali dengan mudah ke keadaan sebelum booting gagal.
Bagaimana? Sekarang Anda sudah mengetahui apa manfaat System Restore. Tidak ada salahnya lagi menggunakan System Restore ini dari pada harus berkali-kali menggunakan opsi repair atau perbaikan yang ada pada Windows. Proses System Restore hanya memakan waktu sebentar. Setelah System Restore dijalankan, komputer akan me-restart dan login dalm modul biasa. Bila sudah seperti ini, maka komputer sudah dapat digunakan kembali.


Catatan :
Setiap kali selesai menyingkirkan sebuah virus, sebaiknya Anda mereset System Restore Anda. Agar pada saat System Restore dijalankan, virus tidak tersimpan atau terinstal kembali. Cara me-reset System Restore adalah dengan cara menonaktifkan sementara lalu mengaktifkannya kembali dengan segera.
Hal ini dikarenakan untuk virus-virus tertentu, mereka akan kembali terestorasi begitu System Restore di jalankan. Oleh sebab itu, harus benar-benar diperhatikan ketika Anda terfikir untuk menjalankan System Restore.

Manfaat Safe Mode

Dengan masuk dalam safe mode, Anda bayak memperbaiki komputer Anda yang terluka, baik karena virus atau karena aplikasi yang tidak benar. Bahkan bila ada kerusakan driver yang membuat Anda tidak dapat  booting dengan benar dapat diperbaiki dalam safe mode.
 


windows-safe-mode-menu


“Lakukan dalam safe mode” kata-kata ini kerap muncul pada saat komputer terserang virus-virus kebal yang sulit dibasmi. Seakan-akan dalam safe mode virus akan kehilangan kekebalannya. Apa benar demikian?
Ya. Dalam safe mode operating system akan berjalan secara minimalis dan semua aplikasi akan ditidurkan, sehingga dalam safe mode sangat efektif membasmi virus.

Lebih dari itu safe mode ternyata memiliki fungsi yang lebih dalam lag. Tidak hanya berkaitan dengan virus dan kawan-kawannya saja. Dalm safe mode, Anda dapat melakukan banyak perbaikan yang biasa dilakukan para teknisi komputer.

Oleh sebab itu dengan mempelajari safe mode lebih jauh, Anda dapat menghemat biaya perbaikan oleh teknisi-teknisi di Mangga Dua.

Masuk dalam safe mode bukankah langkah yang sulit. Pertama-tama nyalakan komputer atau restart komputer, lalu setelah selesai loading RAM, tekan F8. Dalam Windows XP, Anda akan diberikan beberapa pilihan untuk modul safe mode. Yang pertama Sade Mode with Networking, Safe Mode with Command Prompt dan yang terakhir Safe Mode saja. Bila Anda ingin dapat terhubung kejaringan tempat komputer terhubung atau ingin menggunakan koneksi internet ketika berada dalam safe mode, maka pilihlah pilihan pertama. Bila akan menggunakan safe mode dalam bentuk command prompt seperti layaknya DOS atau Linux, gunakan Safe Mode with Command Prompt. Namun bila hanya ingin mengunakan Safe Mode biasa tanpa terhubung dengan jaringan apapun, pilihlah saja  Safe Mode.

Jika Anda ingin menggunakan Windows XP Pro, maka dapat memilih login yang digunakan asalkan memiliki izin agai admin. Sedangkan, para pengguna Windows XP Home hanya ada login administrator yang ditawarkan dengan password yang dikosongkan. Sehingga hanya seseorang yang mengetahui password administrator utama saja yang dapat masuk dalam  Safe Mode Windows XP Home.

Ketika akan masuk dalam  Safe Mode, Anda akan ditanyakan apakah Anda yakin atau tidak. Jika ya, maka lanjutkan. Jika tidak lebihbaik mundur. Meskipun sebenarnya tidak akan berbahaya masuk dalam safe mode. Masuk dalam safe mode sama saja dengan login sebagai administrator. Tidak ada yang berbeda, selain keminimalisan operating system, perangkat keras, dan aktifnya aplikasi (perangkat lunak).


 Menghilangkan Virus dalam  Safe Mode
 
Pada awal wacana sempat dikatakan bahwa pembasmian virus dan kawan-kawannya sering manjadi agenda utama seseorang masuk dalam Safe Mode. Mungkin sebagian Anda sudah banyak yang mengetahui bagaimana menghapus virus dan modul biasa. Bagaimana dalam Safe Mode? Lebih mudah. Karena dalam safe mode tidak banyak pengaturan yang harus dilakukan. Sebagian besar aplikasi virus ternama pada modul Safe Mode akan otomatis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, melakukan scanning pada Safe Mode memang cendrung lebih lama.

Selain virus yang sulit dibasmi, dalam Safe Mode Anad juga dapat menghapus adware dan spyware. Caranya sama saja. Jalankan program anti spyware dan anti adware, seperti halnya  men-scan dengan anti virus. Maka, spyware dan adware pun dapat hilang layaknya virus.

Mengapa dengan Safe Mode bisa,sedangkan tanpa Safe Mode tidak? Karena pada umumnya aplikasi perusak sekali mendapat izin untuk aktif, maka ia akan trus menginstal dirinya setiap kali dihapus atau di-uninstall. Bahkan ada beberapa aplikasi adware atau spyware yang pada saat aktif memang tidak dapat dihentikan atau dihapus. Dalam Safe Mode semua aplikasi ini tertidur , sehingga dapat dimatikan. Dalam modul biasa aplikasi penggangu umumnya akan aktif pada saat komputer mulai dinyalakan.


Mengakses System Restore
 
System restore adalah salah satu fitur yang efektif untuk mengembalikan system Anda pada keadaan dimana kerusakan atau konflik sistem belum terjadi. Misalnya pemasangan driver yang tidak kompatibel dengan Windows XP. Dengan system restore, Anda dapat dengan mudah mengembalikan kondisi komputer kembali ke waktu dimana perangkat tersebut di install.

System restore dapat diakses melalui system tools, dalam modul normal. Namun adakalanya dimana kerusakan atau ketidakcocokan alat/driver mengakibatkan user sulit memasuki modul normal atau dapat disebut juga komputer gagal booting. Oleh sebab itu, salah satu jalan keluarnya adalah mengakses system restore dari modul Safe Mode.

Bahkan setiap kali akan memasuki Safe Mode, Anda akan selalu ditanya oleh komputer Anda apakah akan bekerja dalam safe mode atau hanya kan menjalankan system restore. Jika Anda ingin menjalankan system restore, pada saat awal memasuki safe mode pilih saja No.
Kemudian Anda dapat menjalankan system restore sebagaimana layaknya menjalankan system restore pada modul normal. Semua langkah dalam menggunakan system restore tidak ada yang berbeda, baik dalam  Safe Mode maupun dalam modul normal. Untuk lebih jelas mengenai  Safe Mode, bagaimana mengaturnya.


Memperbaiki Komputer Rusak 
 
Komputer yang tidak dapat dipergunakan ada banyak sebabnya. Mulai dari  aplikasi yang rusak sampai pada kerusakan fisik Beberapa kerusakan ini sebenarnya dapat dengan mudah diperbaiki dalam safe mode, ketimbang harus dibawa ke tempat servis yang tidak jarang membutuhkan waktu dan biaya yang               besar. Beberapa petunjuk di bawah ini nantinya dapat anda pergunakan untuk memperbaki beberapa kerusakan komputer dengan safe  mode. Namun, terlebih dahulu Anda harus mengenali jenis kerukan apa yang dialami komput Anda.

Cara mengetahuinya adalah dengan mengidentifikasi di mana kegagalan  terjadi.  Jika komputer gagal menjalani proses booting, pada saat sedang loading Windows atau kemudian diam dan layar menjadi biru, maka kekacauan dat6ing dari driver atau  hardware yang tidak cocok.
Sedangkan bila yang terjadi adalah system crash pada saat proses loading selesai dijalankan, atau pada saat Windows sedang melakukan proses star up, maka  yang terjadi biang keladinya adalah aplikasi yang aktif pada saat star up. Baik karena proses instaliasi yang tidak sempuna, karena kompliknya aplikasi dengan aplikasi lain, atau hardware yang ada. Semuanya bisa saja menjadi penyebab.


Kerusakan Software

Kerusakan yang ditimbulkan oleh aplikasi cukup beragam, diantaranya adalah aplikasi tersebut dapat membuat system mengalami crash baik pada saat komputer selesai loading antar muka atau pada saat aplikasi dijalankan. Bahkan ada juga beberapa aplikasi atau service yang membuat system sepenuhnya gagal booting.

Masalah-masalah yang ditimbulkan oleh aplikasi ini sebenarnya memiliki banyak solusi sebelum akhirnya diselesaikan dengan safe mode.

Yang pertma adalah dengan meng-uninstall aplikasi melalui control panel, Add/Remove Programs. Lalu install ulang. Yang kedua adalah dengan menjalankan system restore. Jika keduanya berhasil, maka tidak perlu masuk ke dalam Safe Mode.  Namun jika keduanya tidak berhasil atau tiap kali melakukannya komputer selalu melakukan crash, karena konflik yang terjadi antara software dan hardware. Maka langkah selanjutnya barulah menggunakan  Safe Mode. Langkah menggunakan  Safe Mode juga akan dengan sendirinya harus Anda lakukan bila kerusakan membuat Anda sulit masuk dalam antar muka Windows XP yang normal. Umumnya ditimbulkan oleh aplikasi yang aktif pada saat startup.

Langkah awal adalah masuk dalam  Safe Mode. Kemudian lakukan proses uninstall dari  Safe Mode. Cara ini umumnya sangat efektif. Karena kemungkinan system mengalami konflik sangat minim.
Jika tidak mengetahui program apa saja pada saat start up, maka Anda dapat menggunakan bantuan aplikasi khusus (yang dapat mendeteksi auto run aplikasi) atau dengan menggunakan perintah ‘msconfig’. Caranya tekan start kemudian klik run dan tulis msconfig, kemudian tekan Ok.

Setelah itu buka halaman start up. Pada halaman ini Anda dapat menandakan mana saja aplikasi yang ingin Anda pilih untuk tetap diaktifkann dan mana yang tidak. Lalu jalankan kembali ke Windows dalam modul biasa.

Namun jika tidak diketahui aplikasi mana yang mengacau, Anda perlu menjalankan trik berikut :
Jalankan ‘msconfig’ dalam safe mode lalu pilih bagian start up. Dan langsung tekan tombol Disable all. Tekan tombol apply lalu booting komputer Anda dalam modul biasa.

Kemudian dalam modul biasa, jalankan kembali msconfig dan buka kembali bagian start up.
Setelah itu, pilih salah satu persatu aplikasi untuk diaktifkan. Setiap kali mengaktifkan satu aplikasi, booting kembali komputer Anda.

Lakukan terus sampai Anda mengalami crash atau biasa muncul. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui sebenarnya aplikasi mana yang menjadi gara-gara.
Bila sudah diketahui, lakukan proses penonaktifan aplikasi tersebut atau menguninstall secara langsung aplikasi dalam  Safe Mode.


Kerusakan Hardware

Jika Anda salah meng-update driver, dengan mudah Anda dapat menjalankan Roll Back Driver. Namun kadang untuk menjalankan rol back driver tidak sesederhana itu. Sebab bila ternyata terjadi konflik, maka akan ada kemunkian system crash dan tidak mau booting ke dalam modul normal sehingga proses roll back driver harus dilakukan dalam  Safe Mode.

Proses roll back driver dapat dilakukan jika memang Anda mengetahui driver mana yang bermasalah.
Umumnya permasalahan driver bila tidak karena salah drivernya, maka kesalahan lain adalah sriver yang rusak tidak dapat diterima oleh operating system. Dalam Windows XP, Anda boleh mencurigai driver-driver yang tidak memilki sertifikasi Windows XP. Cara mengetahui driver mana saja yang tidak memiliki sertifikasi Windows XP adalah dengan menjalankan perintah ‘sigverif’.

Namun bermasalah dengan operating system Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetesnya satu per satu. Sebelum mengetes, sebaiknya Anada jalankan ‘sigserif’ tersebut dalam modul  Safe Mode. Lalu setelah Anda mengetahui driver mana saja yang bukan bersetifikasi Windows cut dan paste file tersebut dari :C\windows\system32\driver\ ke dalam folder yang Anda buat sendiri (misalnya diberikan nama back up).

Kemudian kembalikan (dengan cut dan paste) satu persatu ke dalam driver kedalam folder :C\windows\system32\driver\ satu per satu sambil me-roboot komputer dalam modul biasa-pada setiap satu file dipindahkan-sambil Anda mengalami masalah atau sampai kmputer tidak mau me-reboot tau crash. Dengan begitu, Anda akan mengetahui driver mana yang bermasalah. Cut dan paste driver tersebut kembali ke folder yang Anada buat sebelumnya. Lalu cari penggantinya yang lebih baik. Bila sudah dapat di install kembali drivernya.

Namun, jangan lakukan hal ini pada driver VGA. Untuk driver VGA caranya cukup dengan rool back driver atau meng-update drivernya. Dalam mengakses menu driver VGA dalam Safe Mode adalah sebagai berikut. Setelah jalankan  Safe Mode, klik kanan pada dekstop, lalu pilih properties. Kemudian itu pilih halaman setting, tekan tombol Advance di bagian bawahnya. Lalu pada halaman adapter tekan tombol Properties. Pada halaman driver Anda dapat melakukan tindakan-tindakan yang disebutkan tadi.
Bila ada perangkat yang setelah dipasang justru membuat komputer crash atau membuat menolak booting, maka Anda harus men-Disable-kan terlebih dahulu perangkat tersebut dalam modul  Safe Mode. Kemudian cari driver yang benar kemudian install driver tersebut dalam modul normal. Setelah terinstall dengan benar, barulah enable-kan kembali perangkat Anda dalam modul normal juga.

Tidak jarang juga berkaian dengan VGA adlah niladi refresh rate yang tidak sesuai dengan kemampuan monitor, sehingga kadang monitor tidak mau menampilkan antarmuka operting system-nya dengan baik. Cara memperbaikinya tekan tombol F8 (seperti akan masuk dalam  Safe Mode) namun jangan plih safe mode, melainkan pilih Enable VGA Mode. Dengan begini komputer akan me-reset pengaturan VGA pada nilai standard yaitu resolusi 640×480 dengan refresh rate 60 Hz. Untuk mengubahnya tekan menu Start, Control Panel, Display, Settings, Advance. Kemudian dalam halaman Adaptor tekan tombol ‘list all modes’. Cobalah opsi yang Anda inginkann, bila tidak ada keganjilan, berati cocok. Jika sudah cocok, reboot kembali komputer dalam modul normal.

Banyak bukan yang dapat Anda lakukan dengan  Safe Mode? Tidak perl lagi terburu-buru ke tukang service. Lain kali cobalah dulu perbaiki sendiri.

Senin, 03 Desember 2012

CARA MUDAH MEMBANGUN JARINGAN WIFI






Perhatian : langkah-langkah dibawah ini tidak diperuntukkan bagi pembuatan jaringan WiFi untuk perusahaan skala menengah dan besar.

Perangkat yang dibutuhkan :


  1. Router/Switch Wireless. Beberapa merek yang sering digunakan adalah Syslink, TP-Link dan D-Link. Kecepatan transmisi data wireless yang didukung rata-rata 54Mbps. Untuk pemakaian SOHO (Small Office Home Office) kisaran harga dibawah 400rb-an. Untuk kantor yang kecil atau pemakaian rumah, anda hanya perlu 1 perangkat ini saja.
  2. Wireless Adapter. Alat ini digunakan hanya pada PC atau laptop yang belum mendukung akses WiFi. Untuk kemudahaan instalasi gunakan yang bertipe konektor USB, sedangkan untuk ketahanan gunakan yang bertipe konektor PCI. Kisaran harga dibawah Rp. 150rb-an. Cari minimal yang sudah mendukung 802.11 g dan sebaiknya jika membeli lebih dari 1 wireless adapter, usahakan memiliki tipe yang sama.
  3. Kabel UTP + Konektor RJ-45 (biasanya sebagai bonus pada pembelian Router Wireless)
  4. Jika anda ingin membangun hotspot (WiFi dengan koneksi internet) anda perlu membeli modem ADSL router. Modem ini nantinya dihubungkan ke Router Wireless.

Langkah Instalasi


1. Setup Router Wireless
Model Router Wireless bisa bermacam-macam, namun akan memiliki ciri khas memiliki port untuk koneksi ke modem ADSL, port RJ-45 dan port Power. Yang anda lakukan selanjutnya adalah :
  1. Hubungkan kabel UTP ke salah satu port jaringan wired yang ditandai oleh angka 1 - 4, tidak masalah dihubungkan ke port nomor berapapun, dengan komputer/laptop anda untuk operasi SETUP
  2. Hubungkan port Power ke sumber listrik (PLN)
  3. Tunggu beberapa saat hingga router dikenali oleh komputer/laptop
  4. Buka browser internet (Firefox atau Internet Explorer)
  5. Ketikkan alamat IP router wireless tersebut. Untuk router merek linksys adalah http://192.168.1.1 atau baca petunjuk
  6. Ketikkan username dan password untuk login ke menu setup router wireless. Untuk merek linksys ketikkan 'admin' tanpa tanda kutip di kolom username dan password atau baca petunjuk
  7. Jika username dan password benar maka anda akan melihat aplikasi untuk keperluan setting router wireless
  8. Beri nama jaringan wireless (SSID). Berikan nama yang unik untuk membedakan dengan jaringan wireless terdekat (jika ada)
  9. Atur visibility supaya jaringan wireless 'terlihat' (visible). Anda tidak perlu khawatir dengan masalah keamanan, sebentar lagi kita kasi password kok ;)
  10. Atur mode untuk tipe jaringan 802.11 menjadi 'g' saja jika semua tipe wireless adapter anda adalah 'g'
  11. Untuk kepentingan security, pilih dari salah satu tipe enkripsi : WEP, WPA, WPA2. Yang paling aman adalah WPA2. Jika memilih WPA2 anda harus menentukan 'Pre-Shared Key' yang akan berlaku seperti password. Tentukan pre-shared key antara 8-63 karakter. Catat, ingat dan simpan baik-baik pre-shared key ini. Nantinya siapapun yang ingin terhubung ke jaringan wireless yang anda buat, harus mengetikkan pre-shared key yang anda buat sekarang ini.
  12. Simpan setting dengan menekan tombol save, browser anda akan refresh untuk menerapkan setting yang baru dibuat.
  13. Selesai. Cabut kabel UTP dari port RJ-45 di router wireless
Untuk hasil maksimal, tempatkan router wireless ditempat yang tinggi, di tengah ruangan. Sehingga dapat menjangkau setiap komputer/laptop client .

2. Setting Client

  1. Install driver wireless adapter dari CD dalam kotak pembungkus ke tiap komputer yang akan dipasangi wireless adapter.
  2. Koneksikan wireless adapter ke port yang sesuai di komputer/laptop. Jika anda membeli wireless adapter dengan tipe PCI maka anda harus membuka casing PC dan memasangkannya di port PCI yang tersedia. Akan lebih mudah halnya jika anda menggunakan wireless adapter dengan port USB. Jangan lupa matikan PC dan cabut kabel power dari stop kontak sebelum anda membuka casing PC.
  3. Pastikan bahwa wireless adapter dikenali dengan baik oleh komputer/laptop.
  4. Jika wireless adapter terinstal dengan benar, maka di systray akan muncul notifikasi bahwa jaringan wireless terdeteksi
    Jaringan wireless terdeteksi di Windows 7
  5. Kini anda telah dapat terhubung ke jaringan wireless yang telah anda buat, jangan lupa masukkan pre-shared key jika diminta oleh jaringan.

Nah, kini anda bisa menggunakan jaringan wireless untuk berbagi-pakai file, print lewat jaringan atau untuk menjalankan aplikasi berbasis web.

Manfaat Buah

Apakah tubuh Anda pernah mengalami masalah kecil begini atau begitu….tidak perlu ke dokter, tapi, selalu mengganggu aktivitas Anda….jika sudah begini, apakah tidak sebaiknya mencari cara penyelesaian lain? misalnya, terapi makanan.
Jawabannya adalah perbanyak makan buah-buahan, sayur mayur, siapa tahu bisa membantu Anda menyembuhkan penyakit-penyakit kecil yang merisaukan itu. Sebab di dalam makanan-makanan ini, ada beberapa gizi yang sangat penting, telah kita abaikan. Jangan sekali-kali mengabaikannya, mari kita lihat,  apa yang paling dibutuhkan tubuh anda sekarang?  

Alpukat 
Dalam proses pewarnaan atau pengeritingan rambut akan menghilangkan kadar air dan lemak rambut, rambut menjadi kering dan kusam. Dalam buah alpukat yang sudah matang mengandung 30% minyak tumbuh-tumbuhan yang berharga, sangat efektif bagi rambut yang kering dan kusam.

Pisang 
Terlampau memeras otak (Berpikir) menyebabkan kurangnya kalori, mineral dan vitamin dalam tubuh, selain otak lelah,juga kerap merasa tidak bergairah. Saat seperti ini, memenuhinya dengan pisang dapat memberi zat gizi yang diperlukan dan mengurangi suasana hati yang tidak bergairah. Karena berlebihan berpikir sehingga banyak menghabiskan berbagai vitamin, jadi ahli gizi merekomendasikan penuhi dengan multi vitamin.

Pepaya 
Memandangi layar komputer atau televisi dalam jangka waktu lama, terlampau menggunakan mata, sehingga menghabiskan sejumlah besar vitamin A yang merupakan unsur penting pada peka cahaya retina, mata menjadi kering, peri, takut cahaya, atau bahkan penglihatan menurun. Saat demikian maka perlu mengonsumsi pepaya yang dapat menyediakan sejumlah besar vitamin A. 

Kiwi  
Kesehatan gigi saling berhubungan erat dengan vitamin C. mereka yang kekurangan vitamin C, giginya menjadi rapuh, kerap mengeluarkan darah, bengkak, bahkan gigi menjadi kendur. Kadar vitamin C dalam kiwi adalah yang terbanyak di antara buah-buahan. Karena itu merupakan buah-buahan yang paling baik untuk kesehatan gigi.   
 
Jeruk bali 
Kolestrol yang berlebihan secara serius memengaruhi kesehatan pembuluh darah jantung, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit jantung, harus lebih hati-hati lagi mengontrol indeks kolestrol dalam tubuh. Jeruk bali adalah buah-buahan yang memiliki efek terapi makanan yang diakui dunia kedokteran, katupnya yang mengandung pectine alami dapat menurunkan kolestrol dalam tubuh, dan mencegah berbagai penyakit pada pembuluh darah.

Anggur
Merokok dalam jangka panjang, menyebabkan paru-paru  menghimpun sejumlah besar racun dalam tubuh dan merusak fungsi paru-paru. Unsur efektif yang terkandung dalam anggur dapat meningkatkan persentase metabolisme sel, membantu sel paru-paru mengeluarkan racun. Selain itu, anggur juga memiliki efek mengeluarkan dahak, sekaligus dapat meredakan radang pada saluran paru-paru dan gejala penyakit lainnya karena merokok. 

Mangga
Jika elastisitas Collagen kulit tidak cukup akan mudah timbul keriput. Mangga adalah buah yang paling baik mencegah kerutan. Sebab kaya dengan karotena-b dan enzim yang tak ada duanya, dapat membangkitkan vitalitas sel kulit, mendorong pengeluaran sampah makanan (zat yang tidak berguna), dan bermanfaat menjaga elastisitas collagen, efektif mengurangi timbulnya kerutan. 

Ceri
Dalam sejumlah besar kondisi, mudah merasa lelah berhubungan dengan berkurangnya kandungan besi dalam darah, kurangnya pasokan oksigen dan tidak lancarnya peredaran darah. Dengan mengonsumsi buah ceri dapat memenuhi zat besi, kadar vitamin C yang terkandung di dalamnya bahkan dapat mendorong tubuh menyerap zat besi, mencegah hanyutnya zat besi, sekaligus memperbaiki peredaran darah, membantu melawan lelah.